Buni Yani Di Hukum Penjara 1,5 Tahun
Berita Infrmasi - Dewan Hakim yang berasal dari Pengadilan Negri Bandung menjatuhkan hukuman 1tahun 6 bulan kepada Terdakwa Buni Yani . Vonnis tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yakni dengan 2 tahun Penjara.
"Kami Dengan Ini Menyatakan Terdakwa Buni Yani telah terbukti sah bersalah melakukan tindakan mengubah, menambahkan , mengurangi, serta melakukanTransmisi, Merusak , Menghilangkan, Menindahkan, serta menyembunyikan sesuatu informasi dan Dokumen Elektronik milik dari orang lain atau pun milik dari Publik , maka kami menjatuhkan Hukuman Pidana terhadap Buni Yani penjara selama 1 tahun 6 bulan " ujaran dari Hakim M sapto dalam pembacaan Keputusan di Gedung perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung , Jawa Barat .
Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum yang mengajukan tuntutan kepada Buni Yani untuk dihukum dua Tahun Penjara dan juga denda sebesar 100 Juta dengan Subsider 3 bulan penjara, dirinya dijerat dengan pelanggaran Undang Undang Informatika dan juga Transaksi Elektronik (ITE). Buni Yani di duga Telah menyunting keterangan dari Video mantan Gubenur Dki Jakarta Basuki Tjahaja Purmana atau Ahok ketika di kepulauan Seribu pada 27 september 2016.
"Meminta Pihak Majelis hakim untuk memberikan Vonis pidana selama 2 tahun dan denda sebesar 100 juta atau di ganti dengan kurungan 3 bulan penjara" ujaran dari Jaksa Penuntut Umum Andi M Taufik saat membacakan tuntutan dalam sidang Di Gedung Arsip, Jalan Seram , Kota Bandung, Jawa barat pada 3 Oktober 2017.
Buni Yani turut menanggapi Tuntutan dari jaksa tersebut sebagai bentuk kezaliman serta tidak berdasarkan azas keadilan. dirinya juga tidak menyangka bahwa dengan sebuah unggahan pada halaman Facebook telah memberikan perubahan dalam kehidupannya, dirinya memberikan pernyataan bantahan telah melakukan penyebaran ujaran kebencian dalam unggahannya.
"Saya Berasal dari keluarga yang begitu Plural , kakek saya seorang Haji, saya juga memiliki saudara nikah dengan suami yang beragama Hindu di Lombok , sepupu dari ibu saya menikah dengan orang Manado , pindah ke Kristen , Kalau adanya acara keluarga besar semua selalu kumpul" Ungkapan bantahan dari Buni Yani dalam pembelaannya.
Selain itu Juga Buni Yani juga mengakui bahwa dirinya pernah kuliah di bali dan menjadi minoritas pada saat itu , selanjutnya Buni Yanni juga mendapatkan Beasiswa untuk pergi ke amerika dan juga menjalani penelitian di daerah Filipina. Buni Merasa dirinya telah di Kriminalisasikan, dirinya meminta permohonan kepada pimpinan DPR untuk terus memperhatikan Kasus dirinya .
Bertolak Belakang Dengan Harapan Amin Raies
Keputusan Yang diambil oleh Hakim tersebut bertolak belakang dengan harapan dari Amin Rais . Dewan Pembina Presidium Alumni 212 tersebut berharap Majelis Hakim tidak menjatuhkan Hukuman yang berat untuk Buni Yani.
Amien Rais yang hadir pada pukul 11.00, langsung melakukan orasi di depan gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Jawa Barat, Pada Orasinya , dirinya mengajak masyarakat untuk terus mendukung dan membela Buni Yani.
" Diriku ingin mengajak para anak anak bangsa yang beragama islam khususnya untuk membela saudara Kita buni Yani, yang telah kita nilai mendapatkan Kriminalisasi"Kata dari amien Rais , Bandung, selasa
Diri Mengatakan , Tuntutan dua tahun dari Jaksa penuntut untuk Buni Yani sanggatlah tidak masuk akal , Amien Rais berharap , Hakim membebaskan Buni Yani dari tuntutan . " Mudah Mudahan Hakim memberikan ketok Palu yang adil, Bukan 2 tahun tapi yang masuk akal syukur syukur dibebaskan" Ucap dari ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Tersebut
"Kami Dengan Ini Menyatakan Terdakwa Buni Yani telah terbukti sah bersalah melakukan tindakan mengubah, menambahkan , mengurangi, serta melakukanTransmisi, Merusak , Menghilangkan, Menindahkan, serta menyembunyikan sesuatu informasi dan Dokumen Elektronik milik dari orang lain atau pun milik dari Publik , maka kami menjatuhkan Hukuman Pidana terhadap Buni Yani penjara selama 1 tahun 6 bulan " ujaran dari Hakim M sapto dalam pembacaan Keputusan di Gedung perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung , Jawa Barat .
Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum yang mengajukan tuntutan kepada Buni Yani untuk dihukum dua Tahun Penjara dan juga denda sebesar 100 Juta dengan Subsider 3 bulan penjara, dirinya dijerat dengan pelanggaran Undang Undang Informatika dan juga Transaksi Elektronik (ITE). Buni Yani di duga Telah menyunting keterangan dari Video mantan Gubenur Dki Jakarta Basuki Tjahaja Purmana atau Ahok ketika di kepulauan Seribu pada 27 september 2016.
"Meminta Pihak Majelis hakim untuk memberikan Vonis pidana selama 2 tahun dan denda sebesar 100 juta atau di ganti dengan kurungan 3 bulan penjara" ujaran dari Jaksa Penuntut Umum Andi M Taufik saat membacakan tuntutan dalam sidang Di Gedung Arsip, Jalan Seram , Kota Bandung, Jawa barat pada 3 Oktober 2017.
Buni Yani turut menanggapi Tuntutan dari jaksa tersebut sebagai bentuk kezaliman serta tidak berdasarkan azas keadilan. dirinya juga tidak menyangka bahwa dengan sebuah unggahan pada halaman Facebook telah memberikan perubahan dalam kehidupannya, dirinya memberikan pernyataan bantahan telah melakukan penyebaran ujaran kebencian dalam unggahannya.
"Saya Berasal dari keluarga yang begitu Plural , kakek saya seorang Haji, saya juga memiliki saudara nikah dengan suami yang beragama Hindu di Lombok , sepupu dari ibu saya menikah dengan orang Manado , pindah ke Kristen , Kalau adanya acara keluarga besar semua selalu kumpul" Ungkapan bantahan dari Buni Yani dalam pembelaannya.
Selain itu Juga Buni Yani juga mengakui bahwa dirinya pernah kuliah di bali dan menjadi minoritas pada saat itu , selanjutnya Buni Yanni juga mendapatkan Beasiswa untuk pergi ke amerika dan juga menjalani penelitian di daerah Filipina. Buni Merasa dirinya telah di Kriminalisasikan, dirinya meminta permohonan kepada pimpinan DPR untuk terus memperhatikan Kasus dirinya .
Bertolak Belakang Dengan Harapan Amin Raies
Keputusan Yang diambil oleh Hakim tersebut bertolak belakang dengan harapan dari Amin Rais . Dewan Pembina Presidium Alumni 212 tersebut berharap Majelis Hakim tidak menjatuhkan Hukuman yang berat untuk Buni Yani.
Amien Rais yang hadir pada pukul 11.00, langsung melakukan orasi di depan gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Jawa Barat, Pada Orasinya , dirinya mengajak masyarakat untuk terus mendukung dan membela Buni Yani.
" Diriku ingin mengajak para anak anak bangsa yang beragama islam khususnya untuk membela saudara Kita buni Yani, yang telah kita nilai mendapatkan Kriminalisasi"Kata dari amien Rais , Bandung, selasa
Diri Mengatakan , Tuntutan dua tahun dari Jaksa penuntut untuk Buni Yani sanggatlah tidak masuk akal , Amien Rais berharap , Hakim membebaskan Buni Yani dari tuntutan . " Mudah Mudahan Hakim memberikan ketok Palu yang adil, Bukan 2 tahun tapi yang masuk akal syukur syukur dibebaskan" Ucap dari ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Tersebut
Post a Comment